Thermometer Digital

Thermometer Digital dan Fungsinya

Thermometer digital termasuk ke dalam jenis termometer, yakni alat yang digunakan untuk mengukur jumlah suhu suatu benda atau tubuh. Termometer digital prinsip kerjanya digital dan tidak manual, lebih akurat dan lebih canggih.

Termometer digital tersebut biasanya memakai termokopel sebagai sensornya. Sensor tersebut berguna untuk membaca perubahan nilai tahanan.

Secara sederhana termokopel tersebut berupa dua buah kabel yang dibuat dari jenis logam yg berbeda ujungnya, bagian ujungnya saja disatukan atau dilas. Titik penyatuan tersebut disebut dengan hot junction.

Prinsip kerjanya dengan memanfaatkan bentuk karakteristik hubungan antara tegangan atau voltase dengan temperatur.

Thermometer digital memiliki beberapa kompenen penyusun utama yang memiliki fungsi yang spesifik. Komponen dari instrumen thermometer digital tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Alat sensor
  2. Komparator
  3. Analog
  4. Decorder display
  5. Display

Sebelum penggunaan alat thermometer digital, terlebih dahulu harus dilakukan kalibrasi untuk menjaga nilai akurasi dari suhu yang akan diukur. Proses kalibrasi bisa dilakukan secara manual ataupun otomatis.

Untuk proses kalibrasi manual dilakukan dengan menyetting ofsetnya untuk pemanas suhu pada angka nol. Sementara untuk kalibrasi otomatis Kalibrasi otomatis terdiri atas suhu pemanas serta checker untuk gain di dalam sistem rangkaian komparatornya.

Teknik pembacaan thermometer digital dilakukan langsung dari nilai display, yakni dengan cara memperhatikan garis segmen yang ada pada alat.

Apa keuntungan memakai thermometer digital? Hal pertama yang membedakan kerja digital dengan kerja manual tentunya adalah soal akurasi nilai yang dicapai.

Menggunakan thermometer model digital tentunya akan lebih mendapatkan nilai ketepatan jumlah suhu yang sebenarnya dari sebuah objek atau tubuh. Namun demikian, salah satu kelemahan peralatan digital tentunya dipengaruhi pula oleh beberapa faktor lingkungan, seperti misalnya kondisi listrik.

Kondisi listrik yang tidak stabil akan menyebabkan berkurangnya nilai akurasi dari instrumen-instrumen digital. Kehadiran teknologi thermometer digital memberikan berbagai alternatif dan utamanya untuk mempermudah sebuah proses pengukuran jumlah suhu menjadi lebih akurat atau tepat.

Produk Terkait :

  • Multimeter Digital dan Fungsinya Apa itu multimeter digital? Multimeter merupakan alat ukur yang memiliki berbagai fungsi atau ganda, yakni digunakan untuk mengukur beberapa fungsi kelistrikan ...

  • Apa itu tensi meter? Tensi meter adalah alat di bidang medis yang digunakan untuk mengukur jumlah tekanan darah pada manusia. Alat pengukur tekanan darah sering juga disebut dengan sebutan sphygm ...

  • Mengenal Anemometer dan Fungsinya Apa itu anemometer? Anemometer merupakan alat yang berguna untuk mengukur¬† arah serta kecepatan angin. Satuan meteorologi yang digunakan untuk mengukur kecepat ...

  • Apa itu thickness meter? Thickness meter merupakan suatu instrumen yang berfungsi untuk mengetahui jumlah ketebalan suatu unit serta laju keausan sebuah peralatan, sehingga dengan mengetahui juml ...

  • Keunggulan Infrared Thermometer Infrared thermometer atau yang lebih sering disebut dengan termometer infra merah adalah alat yang digunakan untuk mengukur temperatur secara optik yakni melalui ...

No comments yet.

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
*